article

English Section: Nasreddin Hodja
Source: http://u.cs.biu.ac.il/~schiff/Net/front.html
Nasreddin Hodja
(Part 1)
Introduction
Wit, common sense, ingenuousness, ridicule... and the kind of humor that reflects human psychology, exposes the shortcomings of a society, criticizes even state and religious affairs yet always settles matters amicably are the elements which together create a special kind of logic, the Nasreddin Hodja logic. These features of the stories make the 13th century character Nasreddin Hodja immortal. Therefore, it is not an exaggeration to consider him one of the main building blocks of folk thought, and his humor, one of the best in the world.

English Corner: Educational Jokes
Bahasa mencerminkan sebuah budaya. Tidak seorangpun menolak hal ini. Begitu pula dalam soal hal-hal yang lucu yang sangat mungkin terjadi dalam kehidupan. Di bawah ini akan disampaikan beberapa lelucon dalam kehidupan pendidikan dalam bahasa Inggris. Tulisan ini tidak diterjemahkan untuk dapat menemukan culture values yang ada dalam setiap ungkapan yang disampaikan.

Pengantar
Meskipun judul tulisan ini dalam bahasa Inggris yang bisa diterjemahkan sebagai “Mengapa bahasa Inggris itu sulit”, namun tujuan penulisan dari tulisan ini bukanlah untuk menyatakan bahwa belajar bahasa Inggris itu sulit. Belajar bahasa Inggris (dan bahasa-bahasa lainnya, termasuk juga bahasa Indonesia) itu jika ditekuni dan rajin untuk dilatihkan akan menjadi sangat menyenangkan.
Sekilas Mengenai Assessment Siswa
(Bagian I)
Oleh: A. Sani Handoko, M.Si.
Pengantar
Sebagai orang tua peserta didik, seringkali kita bertanya-tanya: “Ada apa saja sih dalam penilaian kepada peserta didik?” atau “Nilai raport itu diambil dari apa saja ya?” dan berbagai macam pertanyaan lain yang muncul sebagai akibat kurang/tidak disampaikannya apa saja yang menjadi hak dan kewajiban siswa di dalam assessment terhadapnya.

Anak Belajar Dari Kehidupannya
Pengantar
Mungkin banyak dari kita yang pernah membaca sebuah tulisan indah yang ditulis oleh Dorothy Law Nolte, Ph.D di tahun 1972 yang berjudul “Children Live What They Live” yang diterjemahkan menjadi “Anak Belajar Dari Kehidupannya”. Apa yang disampaikan oleh Ibu Dorothy Law Nolte, Ph.D. ini bahkan hingga saat ini masih relevan dan menjadi pengingat bagi kita semua tentang bagaimana dan apa yang harus kita buat dalam mendampingi anak-anak kita.