Article Detail

SMP Tarakanita 4 Semarakkan Hari Peduli Sampah Nasional Melalui Pembuatan Ecoenzym

Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh di setiap tanggal 21 Februari, SMP Tarakanita 4 Jakarta menggelar kegiatan bersama pembuatan ecoenzym yang diikuti oleh peserta didik kelas 7 dan kelas 8 tahun ajaran 2023/2024.

Kegiatan mengambil tempat di aula sekolah yang terletak di lantai 8. Dalam kegiatan ini setiap peserta didik ditargetkan dapat memproduksi ecoenzym sebanyak 2-3 liter.

Untuk membuat 2 liter ecoenzym,  peserta didik menyiapkan alat dan bahannya yang terdiri dari; 1 toples berkapasitas 5 liter, satu buah gunting, kulit buah sebanyak 900 gram,  air 3 liter,  dan molase 300ml.

Setelah semua bahan disiapkan, kemudian peserta didik mulai membuat ecoenzym dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Siapkan 1 buah toples berukuran 5 liter.
  2. Isilah toples tersebut dengan air sebanyak 3 liter.
  3. Tuangkan molase sebanyak 3 gram dan aduk sampai rata.
  4. Masukkan 900 gram kulit buah yang sudah dipotong-potong kecil ke dalam toples.
  5. Tutup toples dengan rapat, berikan label catatan terkait waktu pembuatan dan waktu panen.
  6. Taruh toples di tempat yang aman dan secara berkala amatilah perubahan yang terjadi.
  7. Setelah 3 bulan penyimpanan,  ecoenzym siap dipanen.  Pisahkan antara kulit buah dan cairan dari dalam toples dengan cara menyaring.
  8. Masukkan cairan ecoenzym yang sudah disaring tersebut ke dalam botol penyimpanan.  

Pembuatan ecoenzym ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian sekolah sekaligus sebagai upaya untuk menanamkan sikap peduli dari peserta didik terhadap permasalahan sampah yang semakin hari semakin menjadi permasalahan yang serius dalam masyarakat melalui kegiatan mendaur ulang samapah organik.

Berangkat dari kondisi tersebut, Sekolah Tarakanita sebagai sekolah yang menghidupi nilai-nilai Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan atau yang lazim disebut dengan KPKC, mengajak peserta didik untuk memiliki kesadaran dan kepedulian akan pentingnya upaya penyelamatan dan pelestarian lingkungan hidup.

Salah satu upaya tersebut adalah dengan cara mendaur ulang sampah organik untuk dijadikan ecoenzym. Ecoenzim merupakan hasil fermentasi dari aneka limbah organi dapur menjadi bahan yang mempunyai banyak manfaat untuk alam dan juga manusia.

Secara umum kegiatan yang berlangsung di aula lantai 8 gedung SD dan SMP Tarakanita Blok Rawamangun, yang melibatkan 630 perwakilan peserta didik dari TK, SD, dan SMP yang dibimbing oleh Ibu Kurnia Widijanti ini dapat berjalan dengan lancar. Terlihat peserta didik begitu antusias dalam mengikuti arahan yang diberikan.

“Dengan semangat cinta terhadap alam semesta ini, tentu kita akan terhindar dari perbuatan-perbuatan yang cenderung menciderai dan bahkan merusak lingkungan sekitar. Terima kasih untuk seluruh peserta didik yang telah menyiapkan segala sesuatunya, semoga kegiatan kita diberkati Tuhan dan memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan," pungkas Bernardus Boli dalam pidato pengantarnya. ***

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment